Welcome!!!

Selamat datang di blog milik Ulfa Nennis Fungkiana!!!!!
Entah apa yang layak untuk dikatakan selain kata "selamat datang" untuk menyambut kalian,hehe..
Hhhh....
Jangan lupa tinggalkan pesan ya! Entah itu pesan moral,pesan singkat,pesan terakhir,atau apapun itu.hehe#banyak ngomong yah?#
Let's enjoy with meehh!!
^^

20120512

FF --ANGELA--Chapter 1 (Intro)

Ini FF pertamaku.. Ini baru chapter awal. So,mungkin belum pada ngehh sama ceritanya. Mohon dibaca!! Mohon beri komentar!!#bow




ANGELA (Chapter 1-Intro)

“Ke mana umma?”,gerutu Kyuhyun sembari mondar-mandir di kamarnya.

Pagi itu Kyuhyun telat bangun. Kyuhyun yang biasanya dibangunkan oleh umma tercinta kini harus terburu-buru mandi dan merapikan perlengkapan sekolah. Kyuhyun menjadi ketergantungan dengan ibunya untuk soal membangunkannya dari tidur. Meski sudah memasang 5 alarm yang diletakkan secara terpisah di kamarnya,itu tak cukup membuatnya terbangun dari tidur “kebo”nya itu. (haha,orang bilang klo sulit dibangunin pasti dibilang tidur kebo kan?hehe,aku bingung nih reader. FF ini,hampir aku ubah total..#curhat!! Kembali ke cerita).

“Aku telat,telat,telat”,gerutunya seraya memasukkan beberapa buku di tas gendongnya.

“Umma!! Umma!!”,teriak Kyuhyun saat menuruni anak tangga. Jawaban sang umma yang sangat Kyuhyun harapkan tak segera terdengar. Kyuhyun menyusuri beberapa ruangan di rumahnya. Tapi tak segera ia dapati sosok umma ataupun appanya.

“Apakah umma pergi?”,batinnya dan masih sambil menyusuri beberapa ruangan. Sampai ia terhenti di ruang keluarga karena terdengar suara televisi dengan volume yang lumayan keras.

“Angela Kim?”,kata Kyuhyun saat melihat layar televisi yang sedang ditonton oleh kedua orang tuanya itu. Ayah Kyuhyun yang mendengar ucapan anak lelakinya itu menoleh ke belakang dan mendapati Kyuhyun sudah berdiri dengan seragam yang rapi.

“Ayah dipaksa ibumu untuk menemaninya nonton berita ini”,kata appa Kyuhyun. Kyuhyun tak mempedulikan ucapan ayahnya itu. Kyuhyun menatap tajam ke arah televisi seraya berkata,”Umma!! Apakah Angela Kim lebih penting dibanding anakmu ini?”.

“Kyuhyun? Kau sudah rapi ya? Sudah,berangkat sana! Kau sudah telat”,kata Ny.Cho dengan tampang ceria dan innocent tanpa memperhatikan mimik Kyuhyun dengan seringai tajam di wajahnya. Kyuhyun pun berbalik dan pergi menuju garasi untuk mengambil motornya.

“Umma bahkan tidak menyuruhku untuk sarapan atau membuatkanku bekal karena belum sarapan”,kata Kyuhyun kesal seraya menancap gas dengan kencang dan melaju hingga berhenti sejenak di rumah Lee Sungmin yang berhadapan dengan rumahnya.

Tin tin tiiinnnnnnn!!! Suara klakson motor Kyuhyun yang memanggil Sungmin agar segera bergegas keluar dari rumahnya. Panggilan (?) buatan Kyuhyun berhasil karena tak lama kemudian,terlihat sosok Lee Sungmin dengan terburu-buru keluar rumah seraya menalikan tali sepatunya dan sesekali merapikan bajunya yang berantakan. (bayangin deh reader!! Kebayang ngga?)

***

Di Shinchung High School

“Selamat pagi Kyuhyun!”

Begitulah sapaan para wanita di pagi hari saat berpapasan dengan Cho Kyuhyun.

Kyuhyun yang merupakan namja populer yang diidolakan oleh banyak penghuni (?) sekolah tak terkecuali para namja adik kelasnya ataupun teman seangkatannya. Selain para murid,ada juga beberapa guru yang diam-diam menyimpan perhatian dengan Kyuhyun,ditambah lagi seorang petugas kebersihan sekolah yang jatuh hati kepada Kyuhyun dari pertama kali ia masuk sebagai murid Shinchung High School. (petugasnya ini yeoja=cewe ya!!) Banyak juga yang iri dengan kesempurnaan yang dimiliki seorang Cho Kyuhyun. Wajah tampan,pandai,lahir di keluarga kaya,ditambah lagi dengan suara yang dimiliknya menambah kesempurnaan Kyuhyun.

#Kelas XII-1,ruang kelas Cho Kyuhyun, Lee Sungmin,Choi Siwon,Leeteuk,Lee Donghae,ShinDong Hee,Sulli.(eum,kayanya masih kurang deh..plakk!! balik ke cerita)

“Kyu,apakah PR Matematikamu sudah selesai?”,tanya Sungmin saat duduk di bangku sebelah Kyuhyun seraya meletakkan tasnya.

“Kenapa?”,tanya Kyuhyun balik.

“Ini sangat sulit Kyu”,kata Sungmin seraya menyodorkankan buku pink’nya di meja Kyuhyun.

“Ajari ya?!! Ya?!! Ya?!!,”lanjut Sungmin.

Tanpa basa-basi,Kyuhyun segera merampas pulpen unik Sungmin (bayangin aja pulpen warna pink ya! Haha,#plakk!! Author kebanyakan ngemeng). Memberi les privat singkat kepadanya.

Kyaaaaa!!!!!!” teriak seorang namja di kelas XII-1 yang membuat kaca jendela sedikit bergetar dan seisi kelas menoleh ke arah suara. Leeteuk dengan nafas yang tersengal-sengal dengan wajah memerah seraya menatap tajam ke arah Siwon membuat seisi kelas tak heran dengan kedua namja tersebut. Leeteuk dan Siwon memang duo sahabat aneh dengan pertengkaran mereka yang tak berbuntut serius.

Dengan wajah sedikit ketakutan,Siwon berlari-lari mengitari kelas dengan membawa selembar foto membuat teman-temannya tertawa geli karena tak ada yang mengejarnya. Leeteuk masih diam di tempat sambil mengatur nafasnya.

“Hiruuupp,keluarkan”,begitulah katanya saat mengatur nafasnya sebelum ia berteriak kembali dan berlari mengejar Siwon.

“Won!! -Hosh hosh- Aku lelaaaahh!! Berikan fotonya!!”,teriak Leeteuk dberusaha meninggikan suaranya dengan nafas tersengal-sengal melihat  Siwon yang bersembunyi di balik meja guru.

“Kenapa lagi mereka?”,tanya Sungmin pada Kyuhyun yang sedari tadi melihat aksi kejar-kejaran Tom & Jerry versi Teuk-Won.

“Mana ku tahu?”,kata Kyuhyun tegas yang membuat Sungmin sedikit takut dan kembali ke les privatnya.

Beberapa murid XII-1 tak bosan-bosannya menonton aksi Teuk-Won,terkecuali Kyu-Min yang sedang belajar dan Donghae yang terlihat tegang seraya mendongak melihat pintu masuk kelas.

“Kyu! Kyu!”,panggil Donghae kepada Kyuhyun seraya menepuk punggung Kyuhyun yang duduk di bangku depannya.

“Apa?”,tanya Kyuhyun tanpa menoleh ke belakang-tempat duduk Donghae- karena masih sibuk mengajari rumus Matematika jitu kepada Sungmin.

“Chagiyaaa!!”,teriak Sulli saat memasuki kelas.

“Matilah aku! Dia berangkat”,desis Donghae seraya menepuk keningnya kasar.

Dengan posisi sedikit condong diantara Kyu-Min serat terlihat sedikit salah tingkah membuat Sungmin chengo. (Ini Sungmin malah merhatiin Donghae. Lihat ntar klo ketahuan Kyuhyun! :D)

“Kenapa kau?”,tanya Sungmin pada Donghae yang menutupi muka dengan punggung tangannya.

“Yyyaaa!! Lee Sungmin! Perhatikan ini!”,bentak Kyuhyun. (Tuh kan,dimarahi..haha.. aku yang buat,so pasti aku tahu. Ya ngga reader?)

Sulli memasuki kelas dengan melenggangkan pundaknya dan menjinjing kotak makanan dihiasi senyuman merekah dari bibirnya.

“Chagi! Aku menepati janjiku. Aku membawa bekal untuk makan siang nanti”,katanya saat duduk di sebelah Donghae. Tanpa melihat kekasihnya yang sedikit ketakutan,Sulli malah menonton aksi Teuk-Won. (ini dari tadi bertengkar ngga berhenti-berhenti.. :D)

“Mereka kenapa?”,tanya Sulli.

“Eumm.. (masih menyembunyikan rasa takut) merekaa,”

“Siwon mencuri foto murid baru?”,kata Sulli melihat foto yang dibawa oleh Siwon -memotong ucapan Donghae-.

Sulli yang memiliki penglihatan tajam bahkan melebihi tajam dari golok bapak ibu penjual ayam potong di pasar,tak heran jika dia bisa melihat foto ukuran 3R dari jarak 3meter. (hebat ya imajinasiku?haha#MemujiDiriSendiri). Ucapan Sulli membuat Donghae terkejut. Sepertinya Sulli tahu kenapa mereka (Teuk-Won) beraksi lagi di pagi ini.

“Apa kau tahu?”,tanya Donghae. Donghae mendapatkan ide cemerlang,yaitu mengajak Sulli berbicara tentang masalah antara Teuk-Won pagi ini.

“Semoga Sulli bisa ku kelabuhi”,batin Donghae.

“Itu adalah foto murid baru. Kemarin Ibu Dong Hoon yang memperlihatkannya padaku”,jelas Sulli.

“Lau kenapa Siwon dan Leeteuk berebut foto murid baru itu?”,tanya Donghae lagi. Berusaha semaksimal mungkin untuk membuat Sulli lupa akan janji mereka berdua.

Flashback..

“Chagi! Jangan marah lagi ya! Aku benar-benar terjebak macet”,bujuk Donghae pada Sulli yang menatap tajam padanya dengan aura membunuh.

“Kau sengaja! Iya kan?”,bentak Sulli.

“Tidak. Bukan begitu. Aku telat bangun”

Sulli terdiam. Sulli memang tak bisa berlama-lama marah dengan orang lain. Apalagi dengan pacarnya sendiri. (Para Fishy marah ngga ya?)

Merasakan bahwa Sulli sudah sedikit tenang,Donghae lega. Tapi kelegaannya itu tak berlangsung lama saat Sulli meminta sesuatu.

“Aku akan memaafkanmu jika besok kau bawakan aku boneka Monyet sebesar dan setinggi denganmu!”

“huh?!!!”,permintaan Sulli kali ini benar-benar membuat Donghae cengo dan tak tahu entah harus menjawab apa.

“Jika aku jawab tidak,ia pasti akan membunuhku. Jika iya.. aargghh aku malu harus membawa boneka sebesar itu ke sekolah”,Donghae berkecamuk dalam hatinya.

“Mau bawa atau tidak?!!”,bentak Sulli.

Dengan lesu dan pasrah Donghae menjawab,”Iya!”..

“Kyaaaa!!!”,Sulli meloncat-loncat girang dan tak sadar telah mendorong Donghae hingga jatuh tersungkur di selokan.

“Saranghae yongwo—“,Sulli menoleh ke kanan,kiri,belakang dan tak menemukan sosok kekasihnya yang tadi berada di sampingnya.

“Ke mana dia?”,kata Sulli seraya mendongak ke atas dan....

“Chagii?!! Apa yang sedang kau lakukan di sana?”,tanya Sulli saat menoleh ke bawah dan melihat kekasihnya terkapar lemah dan basah di selokan yang ukurannya agak besar.

Flasback end..

“Chagi?! Kau tidak melupakan sesuatu kan?”,tanya Sulli yang curiga dengan beberapa pertanyaan Donghae. Karena biasanya Donghae tidak tertarik dengan pertengkaran asal-asalan Teuk-Won. Mendengar ucapan Sulli yang sepertinya mencurigai Donghae,Donghae hanya bisa memasang wajah penuh tanya bercampur dengan wajah ketakutan. (kaya apa ya? Kebayang ngga reader? Aku bingung mau ngungkapin imajinasiku kaya gimana.haha. maklumi ya! Masih baru dalam pembuatan FF begini.#plakk)

“Matilah kau Donghae! Siasatmu ternyata tak berhasil”,batin Donghae.

Tettt.. teett.. teettt!!! *bel masuk berbunyi*

Berusaha menghindar,Donghae berkata “Chagi,belajar dulu ya!”

Tapi naas,ucapan Donghae tak membuahkan hasil yang memuaskan. Sulli menyeringai dan kedua tangannya menggenggam erat seraya memukul meja dan berteriak “DONGHAEEEEEEEEEE!!!!!!”.

Kyu-Min yang duduk di depan mereka terperanjak kaget karena teriakan Sulli yang maha dahsyat. Teuk-Won berhenti beraksi layaknya Tomcat. (eh,salah..bukan Tomcat. :Dulangi ya!) Teuk-Won berhenti beraksi kejar-kejaran seperti Tom & Jerry,Ibu Jang yang saat itu sedang memasuki kelas pun terjatuh karena tak bisa menyeimbangkan berat badannya dengan getaran dahsyat dari suara Sulli,sedangkan murid-murid lain terjatuh di lantai dan ada pula yang keliru mengoleskan lipstik hingga mencoret pipi,dan Pak kepsek yang hendak meminum kopi malah keliru membuangnya dan sukses mendarat di baju Ibu Dong Hoon yang saat itu sedang memberikan laporan kepada Pak Kepsek.

-To Be Continued-

(Bagaimana kisah selanjutnya?)

Tolong yang udah baca,kasih komen ya! ThanKyu!

J


No comments:

Post a Comment